Ustadz Abdul Somad Bicara Hukum Melangkahi Makam

  • Whatsapp

Bagaimana hukum duduk, menginjak dan melangkahi makam (kubur)? Menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad hukum duduk, menginjak, berjalan atau melangkahi makam (kubur) adalah haram. Berziarah sunah, menginjak makam haram. Sedangkan berziarah dengan duduk di sisi (samping) kubur tidak jadi masalah.

Dukuk di sisi/samping kubur dan di atas kubur itu beda, membaca al-Qur’an di sisi kubur boleh tetapi kalau di atas kubur seperti di bagian kepala itu dilarang.

Muat Lebih

hukum duduk dan melangkahi makam menurut ustadz abdul somad

Dalam tausiahnya, UAS juga membacakan sebuah hadits dari Abu Hurairah, yang artinya “Salah seorang kamu duduk di atas batu api hingga pakaiannya terbakar sampai ke kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk atas kubur.” (HR Muslim).

Di pemakaman umum yang padat, ini tentunya menjadi masalah tersendiri. Makanya UAS berpesan kepada pengelola makam, jalan di pemakaman tidak digali agar peziarah tidak menginjak atau melangkahi makam.

Hukum ziarah kubur sunah, tapi menginjak kubur haram. Menurut UAS, jangan karena mau yang sunah, menginjak haram. Habislah pahalanya.

Oleh karena itu, sobat pembaca MyDocument.id yang akan berziarah kubur sebaiknya berhati-hati agar tidak menginjak atau melangkahi makam. Apabila akan membaca al-Qur’an, duduklah di samping kubur, tidak di atas kubur.

Demikian semoga bermanfaat.

Pos terkait