Cara Menghitung Kebutuhan Semen Pasangan Keramik

  • Whatsapp

Cara menghitung kebutuhan semen pasangan keramik. Sebelumnya saya telah memposting cara menghitung kebutuhan keramik, kali ini saya akan coba bahas lagi cara menghitung bahan material semen untuk pasangan keramik lantai.

Pekerjaan keramik merupakan pekerjaan finishing dalam membangun rumah. Keramik lebih diminati daripada floor biasa karena terlihat lebih rapi dan elegan. Untuk memasang keramik ini dibutuhkan bahan material berupa semen. Semen dan pasir biasanya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, bahkan sebelum pembangunan rumah dimulai.

Muat Lebih

Untuk menghemat anggaran pembangunan rumah, sebaiknya kita merencanakan desain dan menghitung kebutuhan bahan supaya tidak ada sisa bahan berlebihan atau kekurangan bahan terlalu banyak. Selain dapat menghemat anggaran, perhitungan bahan yang akurat juga dapat memperlancar dan mempercepat proses pekerjaan.

Pekerjaan keramik memang tidak boleh asal-asalan, baik dari pemasangan maupun kualitas keramik yang digunakan. Karena bangunan yang bagus akan terlihat kurang sempurna jika pekerjaan keramiknya tidak rapi, seperti permukaan lantai keramik tidak rata, retak atau motif yang tidak teratur.

Cara Menghitung Semen Pada Pekerjaan Pasangan Keramik
via renovasi-rumah.net

Tips agar keramik lantai tidak retak yaitu, apabila yang akan dikeramik adalah lantai 1 maka harus diberi rabat beton terlebih dahulu. Setelah diberi rabat beton sekitar tebal 5 cm, lalu diurug menggunakan pasir tebal 5 cm kemudian screeding menggunakan campuran semen pasir untuk perekat keramik. Sedangkan lantai 2 tidak perlu rabat beton lagi karena sudah terdapat plat lantai.

Tips agar keramik tidak warna-warni, yaitu harus mampu menghitung kebutuhan keramik secara akurat supaya belinya sekaligus. Sedangkan untuk motif, bisa disesuaikan dengan selera. Yang harus diperhatikan adalah dalam pemasangan, jangan sampai motifnya berantakan atau tidak beraturan.

Biaya pekerjaan keramik bisa dibilang lebih mahal daripada pekerjaan lainnya, sebab harga keramik memang lebih mahal dibanding bahan material lainnya. Bahan material yang dibutuhkan untuk pemasangan keramik di antaranya adalah pasir, semen, air, keramik, dan nat semen.

Sesuai SNI, koefisien-koefisien material yang digunakan adalah sebagai berikut.

Cara Menghitung Kebutuhan Semen Pada Pekerjaan Pasangan Keramik

Contoh:Dari koefisien yang ditetapkan SNI di atas, kita bisa menghitung kebutuhan semen, pasir dan tenaga kerja untuk pemasangan keramik.

Lantai berukuran 10 meter x 10 meter akan dipasang keramik berukuran 30×30 cm. Berapa kebutuhan materialnya?

Jawab:

Menghitung jumlah keramik

Luas lantai = 10 x 10 = 100 m2

Luas 1 keramik = 0,3 x 0,3 m = 0,09 m2

Kebutuhan keramik adalah 100/0,09 = 1.111,11 buah = 1.112 buah = 101 dus (1 dus = 11 buah)

Waste (buangan) = 7-8%, maka 8% * 1.112 buah = 89 buah

Kebutuhan total keramik adalah = 1.112 + 89 = 1.201 buah

Bobot waste tergantung dari tingkat kerumitan pemasangan dan banyaknya perkiraan potongan-potongan keramik.

Menghitung jumlah pasir

Koefisien SNI untuk pasir pasang (PP) = 0,045 m3/m2

Luas lantai = 100 m2.

Maka kebutuhan total = 100 m2 x 0,045 m3/m2 = 4,5 m3

Menghitung jumlah semen

Koefisien SNI untuk semen (PC) = 10 kg/m2.

Diketahui luas lantai = 100 m2.

Maka kebutuhan total semen (PC) = 100 m2 x 10 kg/m2 = 1.000 kg

Semen 40 kg/sak = 1.000/40 = 25 sak

Semen 50 kg/sak = 1.000/50 = 20 sak

Menghitung jumlah semen warna/ nat

Koefisien SNI untuk semen warna = 1,5 kg/m2

Luas lantai = 100 m2.

Maka kebutuhan total semen warna = 100 m2 x 1,5 kg/m2 = 150 kg

Demikianlah cara mudah menghitung kebutuhan keramik, pasir dan semen (PC) pada pekerjaan pasangan keramik. Semoga bermanfaat.

Pos terkait