Jenis, Kualitas dan Ukuran Batu Bata yang Beredar di Pasaran

Jenis, kualitas dan ukuran batu bata sebetulnya banyak macamnya. Di bawah ini, akan dibahas jenis-jenis dan ukuran bata dengan berbagai klasifikasi kekuatannya.

Jenis Batu Bata:

  1. Batu Bata Pasir – Kapur,  terbuat dari campuran kapur dan pasir dengan perbandingan 1 : 8 serta air yang ditekankan ke dalam campuran sehingga membentuk batu bata.
  2. Batu Bata Tanah Liat, batu bata jenis ini dibuat dari tanah liat. Jika dilihat dari kualitasnya, batu bata tanah lihat terdiri atas 2 kategori, yaitu bata biasa dan bata muka.

Bata biasa memiliki permukaan dan warna yang tidak menentu, bata ini digunakan untuk dinding dengan menggunakan campuran semen sebagai pengikat. Bata jenis ini sering disebut sebagai bata merah.

Muat Lebih

Bata muka memiliki permukaan yang baik, licin, memupunyai warna dan corak yang sragam. Bata jenis ini biasa digunakan untuk dinding atau digunakan sebagai dinding dekoratif.

Standar Kualitas Bata:

  1. Harus mempunyai ukuran, kuat tekan dan daya serap air yang dipersyaratkan
  2. Permukaan harus benar dalam bentuk persegi satu sama lain untuk  menjamin kerapian pekerjaan.
  3. Harus bebas retak atau cacat, dan benjolan apapun
  4. Harus memiliki ukuran yang seragam dengan sudut tajam dan tepi yang rata.
Kualitas dan ukuran batu bata
via sinarharapan.net

Kekuatan Batu Bata:

  1. Berdasarkan Kuat Tekan
  2. Mutu bata kelas 1 : Kuat tekan rata-rata lebih dari 100 kg/ cm2.
  3. Mutu bata kelas 1 : Kuat tekan rata-rata 80-100 kg/ cm2.
  4. Mutu bata kelas 3 : Kuat tekan rata-rata 60-80 kg/ cm2.

Bata yang baik dapat diuji dengan cara diketok, suara dering menunjukkan kualitas bata baik dan suara kusam menunjukkan batu bata lembut atau goyah.

  1. Berdasarkan Compressive Strength (Bata Jenuh air) dan Penyerapan Air
  2. Batu bata kelas A : Compressive strength di atas 69,0 N/ mm2 dan nilai penyerapan air tidak lebih 4,5 %
  3. Batu bata kelas B : Compressive strength di atas 48,5 N/ mm2 dan nilai penyerapan air tidak lebih 7%

 Sebuah tes sederhana untuk mengecek daya serap air dapat Anda lakukan, caranya ambil sebuah batu bata dan menimbang ukurannnya, kemudian batu bata  tersebut direndam dalam air selama 24 jam. kemudian berat air ditimbang.  Selisih hasil timbangan setelah direndam dan sebelum direndam dapat dhitung untuk mengetahui daya serap air.

Ukuran Batu Bata:

Ukuran batu bata hasil pabrikasi maupun hasil pekerjaan industri rumah tangga yang beredar di pasaran saat ini adalah:

  1. Panjang  240 mm, Lebar 115 mm, Tebal 52 mm
  2. Panjang 230 mm, Lebar 110 mm, Tebal 50 mm

Penyimpangan yang diijinkan untuk ukuran tersebut adalah : Panjang maksimum 3%, Lebar maksimum 4 % dan Tebal maksimum 5%.

Demikianlah jenis, kualitas dan ukuran batu bata yang beredar di pasaran saat ini. Semoga bermanfaat.

Pos terkait