Membangun Branding Sekolah Lewat Media Sosial

  • Whatsapp

Branding sekolah atau pencitraan sekolah itu penting untuk membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya, juga sebagai acuan siswa dalam belajar sesuai visi misi sekolah itu sendiri. Pencitraan sekolah yang dimaksud di sini bukan seperti pencitraan yang biasa kita dengar di televisi, yang biasa dilakukan oleh para politisi. Tetapi pencitraan dalam rangka membangun, menyampaikan dan menanamkan image tertentu pada masyarakat sesuai dengan kondisi sekolah.

Branding sekolah tidak sekadar mengada-mengada atau melebih-lebihkan, tetapi apa yang dicitrakan kepada masyarakat harus sesuai dengan kondisi sekolah agar harapan siswa yang masuk ke sekolah itu bisa terjawab. Jadi sebelum membangun branding sekolah ke luar, sebaiknya pihak sekolah terlebih dahulu membuat visi misi kemudian menciptakan lingkungan belajar yang akan dicitrakan kepada masyarakat.

Muat Lebih

Branding sekolah ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Sekolah Anda mau dicitrakan seperti apa, misalnya sekolah penghafal Qur’an? sekolah unggulan di bidang bahasa tertentu? sekolah yang alumninya selalu masuk perguruan tinggi favorit? atau …. sekolah yang jarang ada guru? Citra sekolah tidak bisa ujug=ujug, harus dibangun dalam waktu yang cukup lama dan konsisten. Citra sekolah juga bisa berubah, tergantung seberapa serius pihak sekolah melakukan perubahan.

Membangun branding sekolah lewat media sosial

Sekolah yang berhasil membangun branding positif akan mendapatkan kepercayaan di tengah-tengah masyarakat. Semakin kuat brand yang dibangun, maka siswa yang mendaftar pun akan semakin tertarget. Artinya siswa yang masuk ke sekolah tersebut memiliki minat (atau bakat) sesuai dengan apa yang akan dikembangkan/ diunggulkan di sekolah. Sehingga nantinya sekolah tidak akan terlalu mengalami kesulitan dalam mengarahkan siswa untuk belajar dan mengembangkan diri di bidang ekstrakurikuler karena sebelum masuk pun mereka sudah punya target dan harapan.

Membangun branding sekolah adalah tugas bersama antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite dan para peserta didiknya. Membangun branding sekolah di era digital bisa memanfaatkan media sosial. Kita tahu bahwa jaman sekarang hampir semua orang memiliki akun media sosial. Dua di antaranya yang paling populer adalah Facebook dan Instagram. Pemanfaatan media sosial yang paling tepat, instagram atau facebook? tergantung kebiasaan bermedia sosial ‘target market’.

Membangun branding sekolah melalui facebook dan instagram (digabungkan) mungkin lebih baik dan efektif, bisa menyasar semua kalangan pengguna media sosial. Sekolah bisa membangun akun facebook dan instragram, kemudian posting kegiatan-kegiatan di sekolah atau repost postingan siswa terkait kegiatan mereka, posting prestasi akademik dan perlombaan, dan sebagainya.

Apabila posting dilakukan secara rutin, dinamis dan menarik, perlahan tapi pasti akan melekat citra tertentu di tengah-tengah masyarakat. Kalau sudah mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan mulai banyak yang tertarik untuk menyekolahkan putra-putrinya, maka bersiaplah kebanjiran murid.

Pos terkait