Pendaftaran PPPK (P3K) 2019 Tahap II Dibuka Juni

Pemerintah Republik Indonesia akan membuka pendaftaran PPPK (P3K) 2019 tahap II usai lebaran Idul Fitri 1440 H, atau pada bulan Juni hingga Juli 2019.

Pelaksanaan seleksi penerimaan PPPK 2019 tahap II ini digelar lebih dulu daripada seleksi penerimaan CPNS 2019. Diberitakan sebelumnya, bahwa jadwal pendaftaran CPNS 2019 akan dibuka bulan Oktober 2019 mendatang dengan 100.000 formasi.

Muat Lebih

Baca juga: 100.000 Formasi Penerimaan CPNS 2019 Prioritaskan Guru Honorer

Pendaftaran PPPK (P3K) 2019 Tahap II Dibuka Juni
MenpanRB via liputan6.com

Jadwal Pendaftaran PPPK 2019 Tahap II

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin menyatakan pemerintah akan mengadakan pendaftaran PPPK (P3K) 2019 Tahap II dulu, kemudian CPNS 2019.

“Duluan PPPK (Tahap II), CPNS yang terakhir,” kata Syafruddin dalam konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019) dikutip MyDocument.id dari Liputan6.com.

Penerimaan PPPK 2019 tahap II ini merupakan kelanjutan dari perekrutan PPPK tahap I. Badan Kepegawaian Negara (BKN) buka kemungkinan masa pendaftaran PPPK Tahap II dibuka antara Juni hingga Juli 2019.

Kepastian waktu pendaftaran PPPK (P3K) 2019 belum ditentukan. MenPANRB menyatakan pihaknya harus rapat koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan serta tiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang akan terlibat di dalamnya.

“Nanti, kita akan rapatkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan seluruh instansi. Harus dirapatkan dulu ke pemerintah daerah. Ini masalah penggajiannya,” tuturnya.

Pemerintah menargetkan seleksi penerimaan tenaga PPPK (P3K) tahun 2019 dapat merekrut sebanyak 150.000 pegawai.

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan, Kementerian PANRB telah mengalokasikan 150 ribu posisi untuk dua kali tahap perekrutan PPPK tahun ini.

Diketahui pendaftaran PPPK 2019 tahap I telah dilaksanakan secara online pada 12-17 Februari 2019 lalu.

Seleksi penerimaan PPPK tahap I telah merekrut pegawai ASN sebanyak 50.000. Dan pada seleksi P3K tahap II tahun 2019, pemerintah masih membutuhkan sebanyak 100.000 orang.

“Sebetulnya untuk Tahap I disediakan 75 ribu, dikasih alokasi 150 ribu (untuk dua tahap perekrutan). Cuma yang sekarang baru kepakai 50 ribu (formasi), masih ada sisa. Kalau bisa saya tarik ke belakang jadi 100 ribu,” ujar Bima.

Adapun alokasi ASN pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam surat MenPANRB No B/617/M.SM.01.00/2019 Tentang Pengadaan ASN 2019, PPPK 50%, CPNS 50%. Sedangkan alokasi ASN Pemerintah Daerah yaitu CPNS 30% dan PPPK 70%.

Artinya usulan kebutuhan ASN 2109 oleh Pemerintah Daerah lebih banyak tenaga PPPK dibandingkan CPNS. Sedangkan Kementerian atau Lembaga di Pemerintah pusat jumlah alokasinya seimbang, yaitu 50% CPNS dan 50% PPPK.

Pos terkait