Pengertian Ghirah Islam Menurut Buya Hamka

  • Whatsapp

Kita sering melihat tulisan ghirah Islam di spanduk, di website berita atau mendengar kata-kata ghirah Islam dari para kyai di TV.

Seruan ghirah Islam bagi kaum muslim belakangan ini sering muncul seiring dengan banyaknya dugaan kasus penistaan agama oleh oknum tertentu yang memancing kemarahan dan sakit hatinya orang Islam.

Muat Lebih

Pengertian Ghirah Islam Menurut Buya Hamka
Sumber gambar: annasindonesia.com

Apa itu Ghirah Islam?

Pada postingan ini saya akan sedikit berbagi tentang pengertian ghirah Islam yang diambil dan disimpulkan dari berbagai sumber terpercaya.

Menurut situs http://balitbangdiklat.kemenag.go.id, ghirah hampir mirip bentuk ejaannya dengan kata dalam bahasa Indonesia yaitu gairah. “Bagaimana menggerakkan semangat (spirit) yang tinggi dan cinta (hubb) seorang muslim kepada agama Islam yang luhur ini.”

Dikutip dari detikcom, menurut penjalasan dari Buya Hamka yang dinukil dari buku karangannya yang berjudul Ghirah dan Tantangan Terhadap Islam (1983). Ghirah itu adalah perasaan cemburunya orang beriman. Juga bisa diartikan sebagai sebuah semangat. Bahkan, beliau menggambarkan ghirah Islam sebagai nyawanya umat muslim.

Buya Hamka menganggap umat Islam yang kehilangan ghirah Islam itu serupa mayat. Bila hal itu terjadi, kata beliau, “Ucapkanlah takbir empat kali ke dalam tubuh umat Islam itu. Kocongkan kain kafannya lalu masukkan ke dalam keranda dan hantarkan ke kuburan.”

Dalam pengalamannya, Buya Hamka mengingatkan bahwa Ghirah Islam harus diamalkan dengan cara yang santun.

Pos terkait