Ini Perbedaan Orang Tua dan Orangtua yang Jarang Diketahui

  • Whatsapp

Mana yang benar, orang tua atau orangtua? Dibacanya sama, tapi ditulisnya beda. Yang satu (orang tua) memakai spasi antara kata orang dan tua sehingga menjadi dua kata. Sedangkan satu lagi (orangtua) tanpa spasi atau hanya satu kata.

Kalau pertanyaannya mana yang benar antara orangtua dan orang tua, keduanya benar. Tetapi memiliki perbedaan arti dan penerapan dalam kalimat.

Muat Lebih

perbedaan orang tua dan orangtua
Foto via TribunNews.com

Orangtua

Kata orangtua berarti bapak atau ibu. Contohnya:

  1. Kepala Sekolah membuat surat undangan rapat orangtua murid kelas IX.
  2. Surat kelulusan kelas XII wajib diambil oleh orangtua murid yang bersangkutan.
  3. Guru dan orangtua murid harus menjalin komunikasi yang baik.
  4. Orangtua Ani tidak bisa memenuhi undangan Kepala Sekolah karena sedang di luar kota.

Pada beberapa contoh kalimat di atas, kata orangtua menunjukkan bapak atau ibu yang memiliki hubungan biologis.

Orang Tua

Sedangkan orang tua adalah orang yang sudah lanjut usia. Orang tua bisa dari keluarga atau orang lain. Contohnya:

  1. Nusa dan Rara dibantu menyeberang jalan oleh orang tua.
  2. Ketika menghadapi masalah yang sulit dipecahkan, kita perlu meminta nasihat kepada orang tua yang berpengalaman.
  3. Anak mudah harus menghormati orang tua.

Orang tua yang dimaksud pada 3 kalimat di atas tidak berarti bapak atau ibu. Tetapi bisa siapa saja orang yang sudah lanjut usianya. Bisa keluarga atau bisa juga orang lain.

Pada penulisan sehari-hari, kadang orang tua atau orangtua kurang begitu diperhatikan. Masyarakat umum sering menganggapnya sama, padahal beda.

Walaupun artinya berbeda, sebagai anak  dan anak muda yang baik, kita perlu menghormati orangtua dan orang tua. Apalagi kepada orangtua kandung, khususnya ibu.

Seperti diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548). Dikutip MyDocument.id dari Muslimah.or.id.

Demikianlah perbedaan orang tua dan orangtua, semoga bermanfaat.

Pos terkait